Di Program Literasi Digital ini, pengunjung dapat menikmati petualangan membaca karya-karya para siswa dan guru kami. Berbentuk blog atau buku, Anda bebas memilihnya semaumu. Di sini, kami juga kerap membagikan kegiatan-kegiatan literasi yang akan dan telah kami selenggarakan. Baik internal, lokal, maupun nasional, senantiasa kami bagikan.
Program Literasi Digital literasi ini dikembangkan dalam rangka pembangunan budaya literasi di sekolah kami. Dengan Program Literasi Digital ini, kami berharap mampu mendorong warga sekolah untuk lebih termotivasi dalam membaca dan berkarya. Ini akan menjadi bekal penting bagi peningkatan mutu pendidikan dan kualitas generasi pembawa perubahan di masa depan.
Program Literasi Digital ini tercipta, berkat kerja sama antara Sekolah dan Nyalanesia. Melalui program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional) yang diselenggarakan Nyalanesia, kami juga berhasil mendapatkan penghargaan Sekolah Aktif Literasi Nasional.
Selamat bertualang, dan salam #NyalakanMasadepan!
Menjadikan peserta didik sebagai individu yang berbudaya literasi tinggi, kritis, kreatif, dan berkarakter melalui ekosistem pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan.
Deskripsi: Menjadikan sekolah bukan hanya tempat membaca, tetapi juga tempat aktif menciptakan karya tulis. Ini berarti literasi telah terinternalisasi sebagai budaya, bukan hanya program.
Target Terukur (5-7 Tahun): Sekolah rutin menerbitkan satu antologi buku karya guru dan siswa setiap tahun ajaran (sebagai agenda wajib sekolah), dan minimal 5 karya siswa dipublikasikan di media massa atau platform luar sekolah setiap tahun.
Implikasi Program: Program Tinta dan Mading akan berfokus pada kualitas konten dan proses penerbitan.
Deskripsi: Sekolah diakui secara formal oleh dinas atau komunitas sebagai model keberhasilan penerapan program literasi, terutama program Duta Literasi dan Pojok Baca.
Target Terukur (7-10 Tahun): Sekolah berhasil meraih penghargaan (atau setidaknya masuk nominasi) sebagai Sekolah Ramah Literasi Terbaik di tingkat Kabupaten/Kota, dan menjadi tempat kunjungan studi banding bagi minimal 3 sekolah lain setiap tahun.
Implikasi Program: Penguatan Duta Literasi dan kemitraan dengan pihak luar (perpustakaan daerah) akan menjadi kunci.
Deskripsi: Memastikan kemampuan membaca, memahami, dan menganalisis teks siswa berada di level unggul, sesuai dengan standar evaluasi nasional/internasional.
Target Terukur (5-10 Tahun): Skor rata-rata kemampuan literasi membaca dan menulis siswa pada evaluasi internal/eksternal (misalnya, Asesmen Nasional) berada minimal 10% di atas rata-rata kompetensi siswa di tingkat provinsi.
Implikasi Program: Program Literasi Sekolah (kunjungan, mendengarkan dongeng, buku digital) harus diintegrasikan ke semua mata pelajaran, tidak hanya saat jam khusus literasi.
Deskripsi: Memperluas cakupan literasi dari sekadar buku fisik menjadi literasi digital (menciptakan konten digital, keamanan siber) dan literasi dalam bahasa asing (khususnya bahasa Inggris) sebagai persiapan menghadapi tantangan global.
Target Terukur (5-8 Tahun): Setiap siswa kelas 5-6 mampu membuat portofolio digital sederhana berisi karya tulisnya. Minimal 50% siswa kelas atas mampu meresensi atau menceritakan kembali buku pendek dalam Bahasa Inggris.
Buku: “Ada Makna Dalam Setiap Langkah” Kami bangga mengumumkan
Tinta (Transformasi Intelektual Anak) 1. Tinta (Transformasi Intelektual Anak)




